Makassar, Kabartujuhsatu.news,-Ketua harian Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Hukum UMI Makassar, Dr Andi Zainal S.H M.H secara tegas menolak keberadaan Anzar Makkuasa (AM) sebagai Ketua IKA UMI Makassar.
Andi Zainal mengatakan Anzar tidak layak menjadi Ketua IKA UMI Makassar karena banyak kriteria tidak dimilikinya, Ujarnya Kamis (30/3/2023).
Oleh sebab itu, Andi Zainal meminta kesadaran bagi Anzar Makkuasa atas adanya penolakan dari alumni UMI Makassar.
“Syarat paling dasar harus dimiliki agar bisa menjadi ketua IKA UMI yaitu dia harus lulusan S1 umi, syarat ini telah disepakati waktu Raker di Bantimurung dalam Lingkup FH UMI pada saat Raker 2021,” jelas Zainal.
"Kalau hanya lulusan S2 UMI, itu tidak bisa menjadi syarat, tandas Zainal.
Sementara Anzar yang merupakan dosen di Fakultas Hukum UMI Makassar bukan berasal dari S1 UMI tapi dari kampus yang berbeda.
Zainal menegaskan bahwa demi kestabilan UMI harusnya Anzar faham pada posisinya bahwa banyak variabel yang tidak dia miliki, sehingga itulah sejumlah alumni di semua fakultas UMI melakukan penolakan.
“Seharusnya untuk pemilihan ketua dilakukan Munas atau ada mufakat,” tegas Zainal.
"Jika hanya untuk mendapatkan Ketua IKA UMI Makassar, lanjut Zainal cukup banyak yang bisa didorong diantaranya, Zakir Sabara, Supriansa, Dr Surahman Batara SKM M.Kes, Dr Hamzah dari EKONOMI Mantan Direktur PDAM dan masih banyak lagi tokoh berpengaruh lainnya, pungkasnya.
(Red/K71)