BBKSDA Sulsel Gelar Sosialisasi Cagar Biosfer Bantimurung Bulusaraung Ma'rupanne, Wabup Barru Komitmen Masukkan Perencanaan di RPJMD 2025-2030
  • Jelajahi

    Copyright © kabartujuhsatu.news
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner

    Layanan Publikasi Media Online : Iklan, Berita, Banner
    Klik Gambar Inaproc Kabartujuhsatu di Kolom Pencarian

    Daftar Blog Saya

    BBKSDA Sulsel Gelar Sosialisasi Cagar Biosfer Bantimurung Bulusaraung Ma'rupanne, Wabup Barru Komitmen Masukkan Perencanaan di RPJMD 2025-2030

    Kabartujuhsatu
    Rabu, 26 Februari 2025, Februari 26, 2025 WIB Last Updated 2025-02-27T03:36:40Z
    masukkan script iklan disini

    Barru, Kabartujuhsatu.news, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan menggelar Sosialisasi Cagar Biosfer Bantimurung Bulusaraung Ma'rupanne, di hotel Harper Makassar, Rabu (26/2/2025).

    Wakil Bupati Barru Abustan dalam sambutannya menuturkan bahwa suatu kebanggaan karena didaulat untuk mewakili kita sekalian untuk memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi hari ini.

    Wabup mengatakan hadir mewakili Bupati Barru yang saat ini tengah mengikuti orientasi (Retret) di Akmil Magelang Jawa Tengah bersama Kepala Daerah lainnya dan kegiatan ini merupakan sosialisasi pertama yang diikuti pasca dilantik menjadi Wakil Bupati oleh Presiden Prabowo.

    Dikatakan, PemProv Sulawesi Selatan bersama dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan, dan Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung telah mengusulkan sekitar 723 ribu Ha Area untuk dijadikan sebagai Cagar Biosfer dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati di kawasan konservasi dan areal bernilai penting di Sulsel.

    "Cagar Biosfer ini merupakan kawasan terpadu yang mengharmonisasikan kepentingan konservasi dengan pembangunan sosial, ekonomi, serta ilmu pengetahuan dan teknologi, dan diakui di tingkat internasional", terangnya.


    Keberadaan Cagar Biosfore lanjut Abustan memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya dalam aspek perlindungan dan pelestarian alam tetapi juga dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

    Menurut Wabup Abustan, sosialisasi hari ini sangat bagus karena wilayah Sulsel sambil mencontohkan wilayah Kabupaten Barru dimana dengan luas 1.174,720 KM atau 117.ribu Ha diantaranya 68 % termasuk kawasan hutan lindung dimana tidak sampai 50 % itu ada pohon. Nah, ini yang perlu kita diskusikan bersama.

    "Dengan status Cagar Biosfer sangat penting membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dalam skala nasional maupun internasional dan peluang kolaborasi sangat terbuka", jelasnya.

    Pada sesi tanya jawab dan diskusi terkait Cagar Biosfer meliputi 4 Kabupaten (Barru, Pangkep, Maros dan Bone), Wabup Abustan menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen untuk memasukkan perencaan Cagar Biosfer dalam dokumen RPJMD Kab.Barru tahun 2025-2030.

    (Red/hms) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini